Logo Bloomberg Technoz

Posisi PMI manufaktur Indonesia dan Thailand memimpin pertumbuhan yang pesat. Di Thailand, lonjakan pesanan baru didorong oleh permintaan domestik, sedangkan pesanan ekspor baru turun untuk pertama kalinya sejak April.

Sementara itu, penguatan terjadi di Indonesia yang disebabkan oleh aktivitas secara keseluruhan meningkat pertama kalinya sejak Maret. Sehingga, perusahaan bisa menaikkan harga dengan kenaikan tertinggi dalam sekitar setahun.

Sedangkan dibandingkan dengan negara lain, PMI manufaktur Indonesia pada Agustus 2025 mampu melampaui PMI manufaktur Prancis (49,9), Jerman (49,9), Jepang (49,9), Myanmar (50,4), Filipina (50,8), Korea Selatan (48,3), Taiwan (47,4), Inggris (47,3), dan China (50.5).

"Ini soal kawasan. Jadi PMI ASEAN umumnya positif kecuali Malaysia. Jadi seiring dengan akan berlakunya tarif resiprokal Trump, ASEAN kelihatan lebih kompetitif sebagai sumber global supply chain [rantai pasok global]," jelas Bob.

Secara teknikal, penguatan PMI pada Agustus 2025 ditopang oleh meningkatnya pesanan baru (new orders) yang melonjak dari 48,3 pada Juli menjadi 52,3 atau naik 4,0 poin.

Lonjakan ini juga didukung oleh pertumbuhan pesanan ekspor baru yang naik 2,8 poin menjadi 51,2. Hal ini menandakan adanya peningkatan permintaan dari pasar global. Selain itu, aktivitas produksi (output/activity) juga meningkat signifikan dari 49,0 ke 52,6 atau naik 3,6 poin.

Kemudian, perbaikan terlihat pada stocks of purchases yang meningkat 2,2 poin ke 51,1. Lalu, membaiknya waktu pengiriman pemasok (suppliers’ delivery times) yang naik ke 50,0 poin.

Capaian ekspansi PMI Manufaktur pada Agustus 2025 sejalan dengan hasil Indeks Kepercayaan Industri (IKI), yang sebelumnya telah dilansir oleh Kemenperin. Pada Agustus 2025, IKI tercatat 53,55, meningkat 0,66 poin dibandingkan Juli 2025 (52,89). Angka ini juga lebih tinggi 1,15 poin dibandingkan Agustus 2024 (52,40).

Penguatan IKI bulan Agustus didukung oleh peningkatan dua dari tiga variabel pembentuknya, yaitu indeks pesanan yang naik 2,98 poin ke 57,38 dan persediaan produk meningkat 2,05 poin menjadi 57,04 poin.

(ell)

No more pages