Logo Bloomberg Technoz

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf mengeklaim bahwa pertemuan dengan 16 organisasi kemasyarakatan Islam berlangsung penuh keterbukaan.

“16 Organisasi Kemasyarakatan Islam diterima oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto di Hambalang. Dari 16 organisasi kemasyarakatan tersebut hadir para ketua umum dan para sekjen,” ujar Yahya.

Ia menjelaskan bahwa para ormas Islam tersebut menyepakati akan bersama-sama membantu mengatasi keadaan di Indonesia, dengan mengajak masyarakat agar lebih kondusif.

Pertemuan Dilanjutkan di Istana

Tak sampai situ, pria yang akrab disapa Gus Yahya tersebut menyatakan pertemuan tersebut akan dilanjutkan kembali di Istana Negara, Jakarta. Akan tetapi, ia belum merinci pelaksanaan pertemuan lanjutan itu.

“Sesudah ini Insya Allah akan kami melanjutkan dan pertemuan lanjutan, yang Insya Allah akan dilaksanakan di Istana Negara, sama antara Bapak Presiden dengan ormas-ormas Islam,” ucap dia.

“Mudah-mudahan di sana nanti akan ada sesuatu yang bisa dinyatakan sebagai tekad bersama, kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam sebagai perwakilan dari tubuh umat Islam di Indonesia ini,” pungkas Yahya.

Adapun, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam di kediamannya, Hambalang, Sabtu (30/8/2025).

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya tensi politik dan keamanan pascademonstrasi besar pada 28 Agustus yang berujung kerusuhan di Jakarta dan beberapa kota lain.

Pertemuan tersebut turut dihadiri antara lain oleh Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Hidayatullah, Al Irsyad, Persis, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII).

Prabowo meminta seluruh ormas Islam membantu pemerintah meredam eskalasi dan menjaga situasi tetap kondusif.

(azr/del)

No more pages