Logo Bloomberg Technoz

"Saat ini, saya memperkirakan pemotongan suku bunga tambahan dalam tiga hingga enam bulan ke depan, dan laju pemotongan suku bunga akan ditentukan oleh data yang masuk."

Pernyataan ini merupakan yang pertama disampaikan pejabat tinggi The Fed di Washington sejak Presiden Donald Trump mencoba memecat Lisa Cook, anggota dewan bank sentral lainnya, pekan ini.

Upaya pemecatan tersebut meningkatkan tekanan Trump untuk menurunkan suku bunga ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya, sekaligus membuka pertarungan hukum bersejarah yang akan berdampak jangka panjang bagi independensi bank sentral dan ekonomi AS.

Waller tidak menyinggung masalah Cook dalam pernyataan tertulisnya. Saat ditanya tentang hal itu setelah menyampaikan pidatonya, ia berkata: "Dalam hal ini, saya benar-benar tidak punya komentar. Saat ini, semuanya ada di tangan pengacara di pengadilan—bukan pembuat kebijakan yang sederhana seperti saya."

Dalam pidatonya, Waller justru lebih fokus pada pasar tenaga kerja, di mana ia mengatakan "risiko terus meningkat." Pada rapat kebijakan terakhir bank sentral Juli, ia menentang keputusan untuk mempertahankan suku bunga, dan mendesak penurunan suku bunga untuk meningkatkan lapangan kerja.

The Fed sejauh ini mempertahankan suku bunga pada 2025, terutama karena kekhawatiran bahwa tarif Trump akan memicu tekanan inflasi. Sikap menahan suku bunga ini memicu kemarahan Trump. Presiden itu berulang kali mendesak penurunan suku bunga, sambil menghina Powell dan pejabat kebijakan lainnya, serta mengkritik The Fed dari berbagai sisi.

Namun, data ketenagakerjaan yang lemah yang dirilis setelah rapat Juli memicu kekhawatiran yang lebih besar. Powell mengatakan pekan lalu bahwa pemotongan suku bunga mungkin diperlukan, dengan alasan "pergeseran keseimbangan risiko."

Waller kembali menegaskan argumennya bahwa The Fed harus "melihat sekilas" dampak tarif terhadap inflasi, yang menurutnya hanya akan bersifat sementara.

"Saya kembali ke 'Tim Transitori,'" ujarnya setelah pidato, merujuk pada perdebatan tentang inflasi selama pandemi.

(bbn)

No more pages