Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Dasco Sufmi Ahmad mengatakan keputusan Prabowo menghapus tantiem atau bonus para komisaris BUMN membuat negara bisa menghemat hingga Rp18 triliun per tahun. Angka ini juga tercapai karena Prabowo juga memangkas hingga separuh jumlah komisaris pada setiap perusahaan pelat merah.
"Kalau saya tidak salah ada penghematan sekitar 17-18 triliun dari tantim-tantim yang ada. Sehingga tentunya untuk efektivitas BUMN itu terasa sekali," ujar Dasco, belum lama ini.
Hal ini juga disampaikan untuk menanggapi sejumlah polemik yang mempersoalkan keputusan Danantara mengangkat para wakil menteri untuk rangkap jabatan sebagai komisaris BUMN. Dia mengklaim, seluruh wamen yang rangkap jabatan tersebut dipastikan tak akan menerima atau mendapat tantiem.
(azr/frg)



























