Logo Bloomberg Technoz

Taiwan Tambah Anggaran Militer Rp507 T, Respons Desakan Trump

News
21 August 2025 14:20

Tentara Taiwan mendemonstrasi saat memuat howitzer 8 inci di Front Shishan Howitzer di Kinmen, Taiwan, Rabu (22/5/2024). (I-Hwa Cheng/Bloomberg)
Tentara Taiwan mendemonstrasi saat memuat howitzer 8 inci di Front Shishan Howitzer di Kinmen, Taiwan, Rabu (22/5/2024). (I-Hwa Cheng/Bloomberg)

Yian Lee - Bloomberg News

Bloomberg, Taiwan mengajukan peningkatan anggaran pertahanan untuk tahun depan, sebuah langkah yang dinilai sebagai upaya merespons desakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang berulang kali meminta Taiwan lebih serius membela diri dari ancaman China.

Pemerintah mengusulkan anggaran militer sebesar NT$949,5 miliar (sekitar Rp507 triliun)untuk 2026, menurut pernyataan kabinet di Taipei pada Kamis (21/8). Angka itu mencakup belanja untuk Penjaga Pantai serta pensiun veteran, dan tercatat meningkat hampir 23% dibandingkan usulan tahun sebelumnya.


Kabinet menyebutkan, rencana ini akan menaikkan porsi belanja pertahanan menjadi 3,32% dari produk domestik bruto (PDB) — lebih tinggi dari target 3% yang ditetapkan Presiden Taiwan Lai Ching-te pada Februari lalu.

Salah satu alasan peningkatan ini adalah karena Trump sempat meragukan komitmen Taiwan dalam mempertahankan diri dari China. Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk mengambil alih pulau itu.