Logo Bloomberg Technoz

KKP Lakukan Koordinasi Soal Penarikan Udang Indonesia oleh FDA

Lisa Listiani
20 August 2025 20:40

Pekerja membongkar ikan yang baru ditangkap di pelabuhan perikanan Muara Sungai Baturusa di Pangkalpinang, Minggu (4/9/2022). (Dimas Ardian/Bloomberg)
Pekerja membongkar ikan yang baru ditangkap di pelabuhan perikanan Muara Sungai Baturusa di Pangkalpinang, Minggu (4/9/2022). (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih mengaku bahwa saat ini pihaknya sudah mendapatkan informasi dari badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat soal temuan udang yang mengandung radioaktif dari Indonesia yang dijual di salah satu ritel ternama di Amerika Serikat.

“Kami sudah mendapat informasi mengenai advis yang dikeluarkan FDA. Saat ini KKP masih melakukan koordinasi lintas lembaga untuk mendapatkan data dan klarifikasi lebih lengkap.” kata Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian KKP, Ishartini kepada Bloomberg Technoz, Rabu (20/8/2025)

Ia mengatakan bahwa Hasil penelusuran lebih lanjut akan diinfokan.


Sebelumnya diberitakan oleh Bloomberg bahwa Badan Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) meminta masyarakat Amerika Serikat untuk tidak mengonsumsi salah satu merek udang yang dijual di Walmart lantaran terkontaminasi bahan-bahan radioktif.

FDA meminta Walmart untuk menarik tiga lot udang mentah beku asal Indonesia setelah pejabat FDA  menemukan adanya kandungan radioaktif Cesium-137 pada salah satu pengiriman yang tidak masuk ke AS, menurut pernyataan resmi pada Selasa (20/8/2025). Isotop tersebut dapat meningkatkan risiko kanker bila terjadi paparan berulang dalam dosis rendah, meski kadar yang terdeteksi tidak cukup tinggi untuk menimbulkan risiko akut, jelas FDA.