Logo Bloomberg Technoz

"Sehingga berpotensi membuat para anggota FOMC ragu-ragu dan makin berhati-hati dalam memutuskan kebijakan suku bunga Fed di bulan September mendatang," tutur dia.

Di sisi lain, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro justru memproyeksikan BI kana memotong suku bunga 25 basis poin (bps) menjadi 5%, dengan pertimbangan yang tak jauh berbeda: "nilai tukar rupiah yang masih stabil, didukung pertumbuhan, dan inflasi rendah."

Hingga Selasa siang, konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg dengan melibatkan 33 analis/ekonom menghasilkan median proyeksi BI Rate di 5,25%. Artinya, suku bunga acuan sepertinya tidak ke mana-mana alias hold.

Meski tidak sepenuhnya aklamasi, tetapi sepertinya pasar sudah satu suara. Sebab, hanya 6 ekonom/analis (18,19%) yang memperkirakan BI Rate turun 25 basis poin (bps) menjadi 5%.

BI sendiri mulai hari ini menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi Agustus. Hasilnya akan diumumkan esok Rabu (20/8/2025), termasuk suku bunga acuan BI Rate.

(ell)

No more pages