Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan Margin Smelter Tembaga China Belum Mampu Kerek Produksi

News
14 August 2025 14:50

Aktivitas di pertambangan dan pabrik peleburan tembaga./Bloomberg- Oliver Bunic
Aktivitas di pertambangan dan pabrik peleburan tembaga./Bloomberg- Oliver Bunic

Bloomberg News 

Bloomberg, Smelter tembaga di China mendapat sedikit ruang bernapas dari kenaikan biaya pengolahan, kendati perbaikan profitabilitas ini dinilai belum cukup kuat mendorong peningkatan produksi.

Biaya spot untuk mengubah konsentrat menjadi logam olahan masih berada di wilayah negatif yang dalam, namun naik tipis dalam 6 pekan terakhir.


Lonjakan pasokan diskon asal Indonesia menjadi pemicu utama, membuka lebih banyak kargo untuk dikirim ke China—negara yang menampung lebih dari setengah kapasitas peleburan dunia.

Freeport-McMoRan Inc. melepas volume bijih yang jauh lebih besar dari perkiraan setelah gangguan di fasilitas peleburan miliknya di Indonesia.