Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Tinjau Pembangunan LNG Terapung Genting Oil di China

Redaksi
13 August 2025 13:35

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau pembangunan LNG Terapung di galangan kapal Wison New Energies di China. (Dok. Kementerian ESDM)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau pembangunan LNG Terapung di galangan kapal Wison New Energies di China. (Dok. Kementerian ESDM)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meninjau pembangunan fasilitas gas alam cair terapung atau floating liquefied natural gas (FLNG) di galangan kapal Wison New Energies, Kota Nantong, China.

Fasilitas LNG terapung itu nantinya akan mengolah gas dari Lapangan Asap Kido Merah (AKM) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang dioperasikan oleh Genting Oil Kasuri.

Menurut Bahlil, pembangunan FLNG ini ditargetkan rampung pada kuartal I-2027 dan mulai beroperasi di Fakfak pada kuartal kedua hingga ketiga tahun yang sama.


“Fasilitas LNG terapung ini diperkirakan selesai pada awal 2027 dan akan mulai berproduksi di Papua Barat beberapa bulan setelahnya,” kata Bahlil di Nantong dikutip dari siaran pers, Rabu (13/8/2025).

Kapal FLNG yang tengah dikerjakan memiliki kapasitas produksi hingga 1,2 juta ton LNG per tahun, dengan nilai investasi sekitar US$963 juta atau setara dengan Rp15,63 triliun (asumsi kurs Rp16.233 per dolar AS).