Berebut Blok Migas East Ambalat, RI-Malaysia Disarankan Bikin JDA
Azura Yumna Ramadani Purnama
13 August 2025 11:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pelaku usaha migas menyarankan Indonesia dan Malaysia dapat menempuh kerja sama pengelolaan Blok East Ambalat melalui pembentukan Joint Development Authority (JDA).
Dengan demikian, kedua negara nantinya bisa menghitung bersama potensi minyak dan gas bumi di wilayah sengketa tersebut, lalu membaginya sesuai kesepakatan.
Praktisi senior industri migas sekaligus Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) Hadi Ismoyo menjelaskan kedua negara tetangga itu nantinya dapat menghitung potensi migas di zona yang tumpang tindih (overlay zone) dan mengkategorikannya menjadi tiga kategori.
Kategori P1 atau cadangan terbukti (proven reserves), P2 yakni cadangan kemungkinan (probable), dan P3 yaitu cadangan perkirakan (possible). Masing-masing pembobotan tersebut nantinya didiskusikan kembali oleh kedua negara untuk menentukan porsi yang dikelola oleh masing-masing negara.
“Porsi masing-masing pihak dihitung berdasarkan resources P1, P2, dan P3 dalam zona overlay dengan weighting factor yang disepakati para pihak,” kata Hadi ketika dihubungi, Rabu (13/8/2025).






























