Penyelidik menelusuri berbagai dugaan pelanggaran, mulai dari penerimaan tas dan kalung mewah hingga keterlibatan Kim dalam skema manipulasi saham pada 2009–2012.
Penangkapan Kim terjadi empat bulan setelah suaminya dicopot dari jabatan presiden akibat kegagalan upaya penerapan darurat militer yang mengejutkan publik Korsel dan dunia. Yoon sendiri ditangkap bulan lalu, untuk kedua kalinya, sejak upaya tersebut gagal pada awal Desember. Pasangan ini kini ditahan di pusat penahanan yang berbeda.
Kim sempat meminta maaf saat menjalani pemeriksaan pekan lalu, namun ia membantah seluruh tuduhan, menurut laporan Yonhap News.
Yoon mengalami kekalahan telak dalam pemilu parlemen tahun lalu setelah tuduhan bahwa Kim menerima tas Dior dalam kondisi yang meragukan berkembang menjadi skandal politik besar. Hasil pemilu itu melemahkan posisinya secara signifikan, padahal masa jabatannya yang berdurasi lima tahun baru berjalan kurang dari setengah. Masa kepresidenan Yoon akhirnya berakhir prematur setelah dimakzulkan, yang memicu pemilu kilat pada Juni.
(bbn)































