Logo Bloomberg Technoz

Bos OJK Yakin Ekonomi RI Pulih Ditopang Ekspor & Investasi

Sultan Ibnu Affan
05 August 2025 05:30

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar saat konfrensi pers Hasil RDK Bulanan April 2024. (Youtube OJK)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar saat konfrensi pers Hasil RDK Bulanan April 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan membaik pada 2025, terutama jika para pemangku kepentingan bisa memanfaatkan ruang kinerja ekspor dan perbaikan iklim investasi di Tanah Air. 

"Ada kemungkinan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa direvisi ke atas lebih lanjut lagi. Kita tunggu realisasinya," ujar Mahendra, Senin (4/8/2025).

Pernyataan tersebut diungkapkan dalam konteks membahas laporan prospek ekonomi terbaru yang dirilis Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF). Dalam laporan tersebut, IMF merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari semula 4,7% menjadi 4,8% masing-masing pada 2025 dan 2026.


Menurut Mahendra, hal ini menunjukkan bahwa sekalipun kebijakan Amerika Serikat (AS) menimbulkan disrupsi besar, tapi dengan tercapainya kesepakatan tarif perdagangan, setidaknya memberikan sinyal kepastian mengenai ujung dari suatu keputusan yang akan menjadi masukan bagi pergerakan kinerja ekspor impor Indonesia. 

"Ini membawa angin baik kepada pertumbuan ekonomi global dan Indonesia sendiri," papar Mahendra.