Logo Bloomberg Technoz

Kementerian Kesehatan (RI) meluncurkan program skrining kesehatan untuk warga Indonesia tanpa bayar alias gratis. Hal ini dilakukan demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Skrining gratis yang dapat diakses oleh seluruh warga Indonesia pada hari ulang tahunnya mulai tahun 2025. Program ini merupakan hadiah dari negara kepada masyarakat, yang berfokus pada deteksi dini dan pencegahan penyakit sesuai kategori usia.

“Skrining ini adalah hadiah ulang tahun dari negara kepada masyarakat, dilakukan setiap hari ulang tahun untuk memastikan kesehatan terpantau secara dini,” ujar Menteri Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, dikutip Jumat (1/11).

Program ini berbeda dari skrining Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencakup 14 jenis penyakit. Skrining ulang tahun ini dirancang untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit sesuai golongan usia, dengan tujuan meningkatkan efektivitas deteksi dini dan meminimalkan risiko kematian serta kecacatan.

Kategori Skrining Berdasarkan Golongan Usia:

Skrining Balita: Difokuskan pada deteksi penyakit bawaan lahir seperti hipotiroid kongenital yang, jika teridentifikasi secara dini, dapat diobati untuk mencegah kematian atau kecacatan.

Skrining Remaja (di bawah 18 tahun): Meliputi pemeriksaan obesitas, diabetes, dan kesehatan gigi. Skrining ini bertujuan mendeteksi masalah kesehatan yang sering muncul pada usia anak hingga remaja.

Skrining Dewasa: Difokuskan pada deteksi dini kanker, termasuk kanker payudara dan serviks, yang merupakan penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia, serta kanker prostat pada laki-laki.

Skrining Lansia: Meliputi pemeriksaan alzheimer, osteoporosis, serta kesehatan umum terkait penuaan.

Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

Kementerian Kesehatan RI menargetkan 53,8 juta pelajar di 282 ribu satuan pendidikan yang menjadi sasaran Utama untuk program cek kesehatan gratis (CKG). Program ini dirilis serentak secara nasional, hari ini Senin (04/08).

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi mengatakan peluncuran program CKG akan diselenggarakan di 12 sekolahan mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di sejumlah wilayah.

“Untuk acara kick-off [program CKG] nanti tanggal 4 [Agustus 2025] hari Senin, lokasi-lokasinya ada di 12 lokasi,” kata Endang dalam konferensi pers via zoom, Kamis (31/7/2025).

Peluncuran program CKG akan diselenggarakan pada 12 sekolah berikut; SD Cideng 02 Jakarta Pusat; MIN 8 Jagakarsa Jakarta Selatan; SMKN 26 Jakarta Timur; Pesantren Assidiqiyah Kedoya Jakarta Barat; SMA Negeri 6 Tangerang Selatan; SD Prestasi Global Depok.

SMP Negeri 5 Kota Bandung; Madrasah Tsanawiyah Persis 1-2 Kota Bandung; SLB Negeri Kota Semarang; SMP Negeri 1 Padangan Bojonegoro; Pesantren Al Amanah Sidoarjo; dan SMPK Penabur Gading Serpong.

Sedangkan di sekolah kawasan Depok Jawa Barat, beberapa pemeriksaan cek kesehatan gratis yakni meliputi kesehatan gigi, mata, telinga, kebugaran, tekanan darah, tinggi badan hingga kelengkapan imunisasi campak, rubella, serta vaksinasi kanker serviks.

(dec/spt)

No more pages