Proyeksi Gerak Bitcoin di Awal Pekan Pasca Tarif Trump Berlaku
Redaksi
04 August 2025 09:38

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dalam perdagangan awal pekan di bulan baru Agustus 2025, Bitcoin mengalami pemulihan dengan kenaikan 1,5% dalam 24 jam perdagangan hingga Senin (4/8/2025) pagi pukul 8.50 WIB ke kisaran US$114.773 (sekitar Rp1,89 miliar). Pemulihan harga Bitcoin secara terbatas menjadi pukulan berarti ke para trader yang bearish dan mengambil posisi short lebih dari US$100 juta.
Mengawali pekan ekspektasi pasar adalah reli kripto akan mereda di bulan Agustus seiring dengan berlakunya kenaikan tarif baru atas kebijakan perdagangan negara Amerika Serikat (AS). Pengenakan tarif minimal 15% dinilai akan membuka risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika dan merambat juga ke ekonomi dunia. Data tenaga kerja langsung tercatat melemah dengan hanya terjadi penambahan 73.000 pekerjaan pada Juli, dilansir dari data Biro Statistik Tenaga Kerja AS atau Bureau of Labor Statistics (BLS).
Reli tampak tidak bergairah karena volume perdagangan yang turun secara signifikan. Secara historis Agustus adalah bulan koreksi di pasar aset digital terlebih selama beberapa hari terakhir valuasi kripto susut lebih dari 4% dalam sepekan.
Sebagai mata uang kripto asli, Bitcoin sempat terbenam di US$113.124 pada hari Minggu, bahkan mencapai titik terendah dalam sepekan di US$112.296, dilansir dari CoinGecko, Senin. Hal ini adalah imbas dari tekanan jual dan arus dana keluar di instrumen ETF Bitcoin yang tercatat US$812 juta pada Jumat pekan lalu.






























