Logo Bloomberg Technoz

Kemudian saham-saham yang melemah dalam dan menjadi top losers di antaranya saham PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) yang drop 14,5%, saham PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA) yang jatuh 13,5%, dan saham PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) yang terpeleset 12,3%.

Sementara Bursa Saham Asia didominasi zona merah. Pada tutup perdagangan, KOSPI (Korea Selatan), SETI (Thailand), Hang Seng (Hong Kong), SENSEX (India), NIKKEI 225 (Tokyo), CSI 300 (China), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Straits Times (Singapura), TW Weighted Index (Taiwan), dan Shanghai Composite (China) yang ambles masing-masing mencapai 3,88%, 1,93%, 1,07%, 0,72%, 0,66%, 0,51%, 0,49%, 0,48%, 0,46%, dan 0,37%.

Indeks KOSPI Korea Ambles 3% pada Jumat 1 Agustus 2025 (Bloomberg)

Di sisi berseberangan hanya ada empat index yang berhasil menguat, dipimpin oleh KLCI (Malaysia) dengan kenaikan 1,33%, menyusul PSEI (Filipina) yang menguat 0,85%, IHSG (Indonesia) 0,71%, dan Topix (Jepang) 0,19%.

Bursa Asia lain yang terbenam di zona merah terseret kegelisahan terhadap tarif dan prospek pertumbuhan ekonomi, hingga potensi gangguan perdagangan seiring AS dan para mitra dagangnya mempertimbangkan tarif baru.

Trump diagendakan menandatangani perintah eksekutif untuk menetapkan tarif baru terhadap sejumlah mitra dagang, yang akan mulai berlaku Jumat setempat di Washington. Ia telah mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan, serta menetapkan tarif secara sepihak terhadap India dan Brasil.

Mencermati negara tetangga, Trump akan memberlakukan tarif sebesar 19% terhadap ekspor dari Malaysia ke AS, lebih rendah dari ancaman sebelumnya yang mencapai 25% pada Juli lalu.

Angka tersebut ditetapkan dalam perintah eksekutif yang ditandatangani Trump pada Kamis, jelang tenggat 1 Agustus yang ditetapkannya bagi negara–negara mitra dagang untuk merundingkan kerangka kerja perdagangan dengan pemerintahannya.

Sedang, “Negara-negara lain yang belum mencapai kesepakatan atau sudah menerima surat, akan mendapat pemberitahuan resmi dari pemerintahan ini sebelum tenggat tengah malam nanti,” papar Trump, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.

(fad)

No more pages