
Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat perbaikan sejumlah indikator kinerja keuangan pada semester I 2025 yang menjadi sinyal positif bagi penguatan kinerja pada paruh kedua tahun ini.
Direktur Keuangan dan Strategi BRI, Viviana Dyah Ayu Retno K menyampaikan hal ini ditopang oleh pengelolaan likuiditas dan permodalan yang solid untuk pemulihan dan ekspansi bisnis perseroan ke depan.
Salah satu indikator utama yang menunjukkan kekuatan BRI adalah Loan to Deposit Ratio (LDR) atau rasio perbandingan total penyaluran kredit terhadap total dana yang diterima. Hingga Juni 2025, rasio LDR BRI tercatat stabil di kisaran 84%-85%.
"BRI mengelola likuiditas dengan baik, sehingga rasio loan to deposit ratio kita berada di bawah 90%," kata Viviana dalam pemaparan kinerja keuangan persero, Kamis (31/7/2025).
Lebih lanjut, BRI juga mencatat Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang sangat kuat, yakni sebesar 150,5%, jauh di atas ketentuan minimum regulator sebesar 100%. Rasio ini menjadi cerminan ketahanan bank dalam menghadapi potensi tekanan likuiditas jangka pendek.

































