Ia memberi garansi bahwa tidak akan ada gelombang PHK lainnya di masa depan, seraya menegaskan langkah ke depan dalam berinvestasi jumbo. Pilihan kata yang diambil Nadella adalah jumlah karyawan Microsoft “relatif tidak berubah” meskipun ada PHK.
“Inilah misteri kesuksesan dalam industri yang tidak memiliki nilai franchise. Kemajuan tidak linear. Ia dinamis, kadang-kadang bertentangan, dan selalu menuntut. Namun, ini juga merupakan peluang baru bagi kami untuk membentuk, memimpin, dan memiliki dampak yang lebih besar daripada sebelumnya,” tulis Nadella.
Model bisnis baru di tengah pergantian zaman tengah diusahakan oleh Microsoft dan hari ini adalah ujian untuk mencapai kesuksesan. “Hal ini memerlukan kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah, dengan terus mempertahankan dan mengembangkan bisnis saat ini, sambil juga menciptakan kategori baru dengan model bisnis baru dan fungsi produksi baru.”
Microsoft, lanjut Nadella, tengah fokus pada misi dan prioritas baru perusahaan. Tidak lagi sebatas apa yang menjadi target Bill Gates di era pendirian Microsoft bahwa mereka harus menjadi pabrik software, bukan hanya perusahaan software. Pencapaian Microsoft sebagai pabrik software dunia kini “tidak cukup lagi.”
“Kami harus memikirkan ulang misi kami untuk era baru. Seperti apa pemberdayaan di era AI? Ini bukan hanya tentang membangun alat untuk tugas tertentu. Ini tentang membangun tool yang memberdayakan semua orang untuk menciptakan tool mereka sendiri. Itulah pergeseran yang kami dorong—dari pabrik software menjadi intelligence engine yang memberdayakan setiap orang dan kelompok untuk membangun apa pun yang mereka butuhkan untuk mencapai tujuan mereka.”
(far/wep)






























