Bahas Beras Oplosan, Prabowo Panggil Kapolri Hingga Jaksa Agung
Dovana Hasiana
31 July 2025 11:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara mendadak melakukan rapat terbatas dengan sejumlah pimpinan aparat penegak hukum, kementerian dan lembaga negara terkait, Rabu Sore (30/07/2025). Salah satu isu yang dibahas pada pertemuan ini adalah terkait penertiban pasokan beras dan temuan pelanggaran standar mutu beras premium dan medium di pasaran atau yang biasa disebut beras oplosan.
“Kepala Negara memberikan arahan yang jelas, bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran. Proses penegakan hukum harus berjalan,” tulis Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya sebagaimana dikutip melalui Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Kamis (31/07/2025).
Para pejabat yang tiba-tiba diperintahkan merapat ke Istana adalah Kepala Kepolisian Jenderal Listyo Sigit Prabowo; Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bapissus) Aris Marsudiyanto, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Secara terpisah, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap 268 merek beras, di mana 212 di antaranya tidak memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah. Temuan lainnya juga disampaikan terkait kandungan patahan beras (broken) yang jauh melampaui batas regulasi.
"Dari hasil pemeriksaan 268 merek, ada 212 yang tidak sesuai standar yang ditentukan oleh pemerintah. Brokennya ada yang 30%, 35%, 40% bahkan ada sampai 50%. Jadi tidak sesuai standar,” ujar Amran kepada awak media usai rapat.



























