Powell Abaikan Tekanan Trump, Fokus Kendalikan Inflasi AS
News
31 July 2025 07:10

Amara Omeokwe - Bloomberg News
Bloomberg, Gubernur bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengesampingkan tekanan dari Gedung Putih dan menolak argumen dua pejabat yang mengusulkan pemangkasan suku bunga, dengan menegaskan bahwa bank sentral masih perlu waspada terhadap risiko inflasi.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memilih untuk mempertahankan suku bunga acuannya pada Rabu (30/7) — untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Keputusan ini memicu perbedaan pendapat dari dua dewan gubernur The Fed, sesuatu yang belum terjadi sejak lebih dari 30 tahun lalu.
Dalam konferensi pers usai pengumuman, Powell menyampaikan bahwa The Fed saat ini berada dalam posisi yang cukup aman, mengingat ketidakpastian yang masih menggelayuti dampak ekonomi dari tarif Presiden Donald Trump. Pesan Powell disampaikan dengan hati-hati, menahan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga pada bulan September, meski tidak menutup peluang tersebut.
“Dasar yang masuk akal adalah bahwa dampak terhadap inflasi bisa saja bersifat sementara, mencerminkan satu kali lonjakan harga. Namun bisa juga dampak tersebut lebih bertahan lama — dan itulah risiko yang harus kami nilai dan kelola,” kata Powell.































