Logo Bloomberg Technoz

Trump, yang dikenal sebagai pendukung kuat Israel, pekan ini menyatakan ketidaksetujuannya terhadap klaim Netanyahu bahwa tidak ada kelaparan di Gaza. Ia bahkan mengusulkan pembentukan “pusat makanan” untuk meredakan situasi di wilayah tersebut.

“Apakah mereka mau menyebutnya kelaparan atau tidak, yang jelas anak-anak di sana sedang kelaparan,” kata Trump kepada wartawan pada Selasa. Ia menambahkan bahwa Israel ingin mengawasi pusat-pusat makanan yang diusulkan tersebut.

“Mereka ingin memimpin pengelolaan pusat makanan itu untuk memastikan distribusinya tepat,” ujar Trump.

“Penderitaan yang tak tertahankan di Gaza sudah sangat jelas terlihat oleh dunia,” kata Direktur Eksekutif WFP Cindy McCain dalam laporan tersebut. “Menunggu konfirmasi resmi kelaparan sebelum mengirimkan bantuan pangan yang menyelamatkan nyawa adalah sesuatu yang tidak dapat dibenarkan.”

Konsumsi makanan di Gaza telah anjlok sejak Mei, dengan 39% warga dilaporkan tidak makan selama beberapa hari, menurut laporan tersebut. Lebih dari 500.000 orang — hampir seperempat populasi — hidup dalam kondisi seperti kelaparan, dan tingkat malnutrisi akut meningkat dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Malnutrisi akut serta laporan kematian akibat kelaparan — indikator ketiga dari krisis kelaparan — semakin sering ditemukan. Namun, pengumpulan data yang akurat di Gaza sangat sulit dilakukan karena sistem layanan kesehatan yang nyaris lumpuh, tulis laporan itu.

“Kita perlu membanjiri Gaza dengan bantuan pangan berskala besar, segera dan tanpa hambatan, serta memastikan distribusinya berlangsung setiap hari untuk mencegah kelaparan massal,” kata McCain. “Semakin lama kita menunda aksi, semakin tinggi jumlah korban jiwa yang akan jatuh.”

(bbn)

No more pages