Logo Bloomberg Technoz

Secara teknikal, rupiah berpeluang rebound menuju resistance paling potensial pada level Rp16.350/US$, lalu ada juga resistance di Rp16.310/US$, hingga Rp16.300/US$ sebagai level optimis penguatan rupiah dalam tren jangka pendek harian.

Rupiah memiliki level support psikologis pada level Rp16.400/US$. Apabila level ini berhasil tembus, maka mengonfirmasi laju support selanjutnya pada level Rp16.450/US$ yang hingga tembus MA-100 nya.

Para pelaku pasar akan cenderung waspada jelang pengumuman hasil pertemuan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), pada Kamis dini hari nanti, di mana Gubernur Jerome Powell diperkirakan menghindari memberi sinyal lebih jelas tentang arah suku bunga ke depan.

Namun, kabar baik dari kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari lembaga global, International Monetary Fund (IMF), juga kenaikan proyeksi ekonomi untuk Indonesia pada tahun ini dan tahun depan, nyatanya memberi penguatan pada pasar.

IMF, menaikkan prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dan 2025, dari angka semula 4,7% menjadi 4,8%. Hal itu terungkap dalam laporan World Economic Outlook terbaru yang dirilis tadi malam di Washington.

IMF semula memperkirakan perekonomian Indonesia pada 2025 dan 2026 akan tumbuh rendah di 4,7%. Namun, dalam prediksi terbaru yang rilis hari Selasa (29/7/2025), lembaga ini menaikkan proyeksi masing-masing 0,1% sehingga pada tahun ini RI mungkin bisa tumbuh 4,8% dan laju yang sama kemungkinan juga terjadi pada 2026 nanti.

Meski mengerek prediksi, akan tetapi bila angka itu terealisasi maka masih akan menjadi yang terendah sejak tahun 2009 di luar periode resesi karena pandemi Covid-19 pada tahun 2020 dan 2021.

Secara umum, perekonomian global diperkirakan akan tumbuh melambat pada tahun ini. Namun, prediksi angka meningkat dibanding proyeksi pada April lalu. Tahun ini, ekonomi global diprediksi tumbuh 3%, naik 0,2% dibanding perkiraan pada April kendati melambat dibanding capaian tahun 2024 di angka 3,3%.

Pada 2026, ekonomi global diprediksi tumbuh 3,1%, naik 0,1% dibanding proyeksi sebelumnya.

(rui)

No more pages