Logo Bloomberg Technoz

Houthi Kembali Ancam Kapal yang Terafiliasi Israel di Laut Merah

News
29 July 2025 07:40

Para pengikut Houthi dalam sebuah demonstrasi sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina, di Sana'a, Yaman pada 18 Februari. (Dok: Bloomberg)
Para pengikut Houthi dalam sebuah demonstrasi sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina, di Sana'a, Yaman pada 18 Februari. (Dok: Bloomberg)

Sherif Tarek - Bloomberg News

Bloomberg, Kelompok Houthi di Yaman mengancam akan menargetkan kapal milik perusahaan mana pun yang berurusan dengan pelabuhan-pelabuhan Israel. Langkah ini merupakan eskalasi operasi militer mereka, dalam upaya meningkatkan tekanan agar Israel lebih melonggarkan pembatasan di Jalur Gaza yang dilanda kelaparan.

Kapal-kapal yang menjadi target akan diserang "di lokasi mana pun yang bisa dijangkau oleh kekuatan bersenjata kami," ujar juru bicara kelompok yang didukung Iran, Yahya Saree, dalam pernyataan yang disiarkan televisi. "Seluruh operasi militer kami akan segera dihentikan jika agresi terhadap Gaza dihentikan dan blokade dicabut."


Kelompok Houthi, yang menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, sejak 2014, mulai menyerang Israel dan kapal-kapal komersial di Laut Merah sejak perang antara Israel dan Hamas pecah pada Oktober 2023.

Lebih dari US$2 triliun perdagangan global via laut melintasi pantai Yaman setiap tahun—mayoritas merupakan pelayaran dari dan menuju Terusan Suez antara Eropa dan Asia. Namun, lalu lintas kapal di kawasan tersebut anjlok sekitar 70% sejak Houthi mulai menyerang kapal-kapal, dan belum pulih meskipun intensitas serangan menurun pada 2025.