Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Akumulasi Saham BBRI sampai BBNI

Muhammad Julian Fadli
25 July 2025 09:16

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. melihat papan perdagangan IHSG. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. melihat papan perdagangan IHSG. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 24 Juli 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan keberhasilan menguat 0,83% hingga melesat mencapai posisi 7.530,9.

Jadi pendorong tren penguatan IHSG, investor asing gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp319,49 miliar pada perdagangan saham di pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing juga net buy sejumlah Rp175,38 miliar.

Adapun investor asing mencatatkan net buy terbanyak pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp304,65 miliar. Bersamaan dengan tren pembelian, saham BBRI menguat 3,95% hingga ditutup di posisi Rp3.950/saham.

Penutupan Saham BBRI pada Kamis 24 Juli 2025 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing selama perdagangan Kamis (24/7/2025):

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp304,65 miliar
  2. PT Astra International Tbk (ASII) Rp121,13 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp101,12 miliar
  4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp100,57 miliar
  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp60,82 miliar
  6. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp60,19 miliar
  7. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp55,68 miliar
  8. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp52,43 miliar
  9. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp45,78 miliar
  10. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp33,26 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang besar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp437,48 miliar. Berseberangan jauh dengan tekanan jual yang masif, saham BBCA tetap berhasil menguat 0,89% di posisi Rp8.500/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Kamis 24 Juli 2025 (Sumber: Bloomberg)