Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Kode Muhammadiyah Berpotensi Batal Garap Tambang Eks Adaro

Azura Yumna Ramadani Purnama
22 July 2025 15:10

Muhammadiyah. (Tangkapan Layar via website muhammadiyah.or.id)
Muhammadiyah. (Tangkapan Layar via website muhammadiyah.or.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mensinyalir organisasi keagamaan Muhammadiyah berpotensi batal mengelola tambang bekas perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) milik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO), yang sebelumnya dikenal sebagai PT Adaro Energy Indonesia Tbk.

Bahlil menjelaskan, Kementerian ESDM masih melakukan kajian terkait dengan tambang bekas kelolaan Adaro tersebut.

Kajian itu akan menjadi penentu apakah Muhammadiyah akan mendapatkan izin usaha pertambangan (IUP) mengelola tambang eks Adaro, atau justru mengelola tambang lainnya.


“Kan tim saya lagi mengecek, kemarin kan kita dorong untuk ke eks Adaro, tetapi setelah dicek, data sementara yang masuk ke saya agaknya masih harus butuh pendalaman,” kata Bahlil kepada awak media, usai agenda Penyerahan Dokumen Pra Studi Kelayakan Proyek Prioritas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, di Kementerian ESDM, Selasa (22/7/2025).

Dok. Adaro

Cari Terbaik