Indonesia Kena Tarif AS 19%, DEN Sebut Sebagai 'Kemenangan Besar'
Rosmayanti
16 July 2025 17:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah Indonesia menganggap tarif AS sebesar 19%, yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Selasa (15/7/2025) malam, sebagai 'kemenangan besar' bagi sektor padat karya negara terbesar di Asia Tenggara ini, seperti garmen dan sepatu.
"Ini merupakan kemenangan yang baik bagi Indonesia, dari 32% menjadi 19%. Membuka peluang bagi Indonesia untuk mendapatkan pasar tambahan ke AS," tutur Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Heriyanto Irawan dalam wawancara dengan Bloomberg TV, Rabu (16/7/2025).
Dia pun menyebut pungutan 19%, yang berkurang sebesar 13%, mungkin menjadi angka terendah di antara negara-negara yang mengalami surplus perdagangan dengan AS, serta memberikan Indonesia keunggulan kompetitif.
"Kalau tidak salah, mungkin [tarif 19%] ini yang terendah [...] atau jelas ini sangat disambut baik. Sekali lagi, saya ingin menekankan ini membuka peluang bagi sektor padat karya seperti garmen dan alas kaki," tegas Heriyanto.
Menurutnya, Indonesia telah menciptakan sekitar 16 juta lapangan kerja dalam lima tahun terakhir, di mana sekitar 82% di antaranya sektor informal. Sehingga, Heriyanto melihat tarif 19% akan membantu menciptakan lapangan kerja berkualitas guna meningkatkan daya beli pasar.






























