Logo Bloomberg Technoz

RI Dapat Diskon Tarif AS, Pertamina Sesuaikan Rencana Impor Migas

Artha Adventy
16 July 2025 14:00

PT Pertamina International Shipping (PIS) tambah armada kapal tipe Very Large Gas Carriers (VLGC) yang dinamai Kapal Pertamina Gas Dahlia. (Dok. PIS)
PT Pertamina International Shipping (PIS) tambah armada kapal tipe Very Large Gas Carriers (VLGC) yang dinamai Kapal Pertamina Gas Dahlia. (Dok. PIS)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Pertamina (Persero) masih membutuhkan waktu untuk mendiskusikan teknis kesepakatan impor komoditas energi dari Amerika Serikat (AS), menyusul keputusan Presiden Donald Trump yang menurunkan bea masuk produk asal Indonesia dari 32% menjadi 19%. 

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Wakil Komisaris Utama Pertamina Todotua Pasaribu mengatakan perusahaan migas milik negara itu kini sedang mengkaji dan menyesuaikan dampak strategis dari keputusan tersebut. 

Menurutnya, kesepakatan impor energi antara Pertamina dan korporasi migas AS—baik terkait dengan jenis dan volume komoditas yang akan diimpor maupun rencana investasi Pertamina di Negeri Paman Sam — masih dalam tahap pembicaraan.


“Masih pembicaraan mengenai itu,” ujar Todotua saat ditemui dalam agenda Pertamina Investor Day 2025, Rabu (16/7/2025).

“Belum ada [investasi baru ke AS]. Akan tetapi, kalau beberapa yang sudah berjalan seperti [dengan] Pertamina, itu kan dulu sudah ada investasi lapangan sumur di sana,” lanjutnya.