Logo Bloomberg Technoz

Akibat EV Mahal, Investasi Global untuk Baterai LFP Makin Marak

Wike Dita Herlinda
15 July 2025 12:20

Morrow Batteries AS meresmikan pabrik baterai LFP skala giga pertama di Eropa./Bloomberg-Naina Helén Jåma
Morrow Batteries AS meresmikan pabrik baterai LFP skala giga pertama di Eropa./Bloomberg-Naina Helén Jåma

Bloomberg Technoz, Jakarta – Investasi global untuk baterai lithium ferro phosphate (LFP) diestimasikan makin marak di Amerika Utara dan Eropa, di tengah upaya untuk membuat harga kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) kian terjangkau.

Menurut laporan BMI, lengan riset Fitch Solutions bagian dari Fitch Group, di Amerika Serikat (AS) sudah ada lebih dari tiga proyek pabrik baterai LFP yang sedang dalam tahap perencanaan atau konstruksi.

“Salah satu proyek terbesarnya adalah BlueOval Park 20 GWh milik Ford di Michigan, yang akan beroperasi mulai 2026,” papar tim periset BMI, dikutip Selasa (15/7/2025). 


Tak mau kalah, di Eropa, produsen baterai China CATL dan Stellantis telah membentuk usaha patungan yang bertujuan membangun pabrik baterai LFP senilai EUR4,1 miliar di Spanyol.

Hal ini merupakan tambahan dari dua pabrik baterai CATL yang telah beroperasi di Jerman dan Hungaria. 

Biaya produksi LFP lebih murah dari bateri lithium-ion./dok. Bloomberg