Kini, saham SSIA telah melonjak lebih dari dua kali lipat, dan pada 11 Juli 2025 dibuka di harga Rp1.690 sebelum bergerak di kisaran Rp1.680 hingga Rp1.900/saham.
Sebagai informasi, Dwimuria Investama Andalan merupakan perusahaan investasi utama Grup Djarum yang juga menjadi pemegang saham pengendali PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan porsi 54,94%.
Selain itu, Dwimuria tercatat menggenggam 8,32% saham di PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dan sempat membeli seluruh saham hasil pembelian kembali (buyback) milik PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) di luar bursa pada 25 Juni 2025.
(dhf)
No more pages





























