Pefindo Tegaskan Kembali Rating Gagal Bayar WIKA
Artha Adventy
14 July 2025 08:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten konstruksi pelat merah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dinyatakan gagal bayar sebagian kewajiban utangnya. Hal ini tercermin dari penegasan peringkat kredit perusahaan pada level Selective Default (idSD) oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Peringkat idSD (Selective Default) dari Pefindo menunjukkan bahwa perusahaan gagal memenuhi sebagian kewajiban pembayaran utangnya, namun belum default secara menyeluruh. Artinya, perusahaan masih membayar sebagian utang lain, tapi tidak mampu membayar utang tertentu yang sudah jatuh tempo, seperti obligasi atau sukuk tertentu.
Pefindo juga mempertahankan peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II/2022 Seri A di idD(sy), menyusul belum adanya persetujuan dari pemegang sukuk atas usulan perpanjangan jatuh tempo pokok yang semula jatuh pada 18 Februari 2025.
Tak hanya itu, Pefindo menegaskan peringkat Obligasi Berkelanjutan I, II, dan III di level idCCC, serta sejumlah sukuk lainnya termasuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I, II (Tahap I dan II Seri B dan C), dan III di level idCCC(sy).
Kendati menghadapi tekanan likuiditas dan profil keuangan yang lemah, Pefindo menilai WIKA masih memiliki posisi yang mapan dalam industri konstruksi nasional. Namun risiko ekspansi sebelumnya dan kondisi industri yang penuh tantangan turut membatasi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansialnya.






























