Logo Bloomberg Technoz

"BRICS dibentuk untuk merusak dolar kita dan mengambil dolar kita [...] mencabutnya sebagai standar," ujarnya. "Dan tidak apa-apa jika mereka ingin memainkan permainan itu, tetapi saya juga bisa memainkan permainan itu."

Menurut Trump, kehilangan peran dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia akan seperti "kalah dalam perang, perang dunia yang besar. Kita tidak akan menjadi negara yang sama lagi."

Foto keluarga di KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu, 6 Juli 2025./Bloomberg-Dado Galdieri

Trump bahkan menyebut masih akan menghukum India dengan tarif tambahan 10% atas partisipasinya dalam BRICS, meski beberapa jam sebelumnya mengisyaratkan AS hampir mencapai kesepakatan dagang dengan negara yang dipimpin Narendra Modi itu.

"Saya juga bisa memainkan permainan, sehingga siapa pun yang tergabung dalam BRICS akan mendapatkan tambahan tarif sebesar 10%," kata Trump dengan nada keras saat berbicara pada wartawan dalam rapat kabinet tersebut, seperti dilaporkan Bloomberg News.

BRICS merupakan kelompok negara yang terdiri Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Anggotanya kemudian bertambah dengan bergabungnya Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, dan Indonesia. Blok ekonomi ini baru-baru ini mengadakan KTT selama dua hari, 6-7 Juli 2025, di Rio de Janeiro, Brasil.

Dalam deklarasi bersama yang dirilis pada Minggu (6/7/2025), para pemimpin BRICS mengutarakan "kekhawatiran serius" akan munculnya tarif unilateral dan tindakan non-tarif "yang merusak perdagangan dan bertentangan dengan aturan WTO," tanpa menyebut AS secara langsung.

Selain itu, mereka juga sepakat untuk mengadakan pembicaraan tambahan mengenai sistem pembayaran lintas batas untuk perdagangan dan investasi. Ini merupakan proyek yang sudah dibahas selama satu dekade, kemajuannya pun masih lambat.

Trump sebelumnya juga pernah melontarkan ancaman akan memasang tarif 100% pada negara-negara anggota BRICS bila mereka meninggalkan dolar AS dalam perdagangan bilateral.

Ancaman terbaru Trump ini tidak secara spesifik menyebut kebijakan BRICS mana yang dia anggap "anti-Amerika," juga tidak ada detail kapan tarif 10% tersebut akan diberlakukan secara efektif.

(ros)

No more pages