Logo Bloomberg Technoz

Saham-saham barang baku dan saham konsumen primer menjadi pendukung utama penguatan IHSG dengan kenaikan 1,41%  dan 1,25%, disusul oleh menguatnya saham transportasi, dan juga saham energi mencapai 1,17% dan 0,51%.

Sedangkan, saham-saham infrastruktur mengalami apresiasi 0,49%.

Berdasarkan data Bloomberg, kenaikan IHSG merupakan efek langsung menguatnya sejumlah saham Big Caps terutama saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan saham Aneka Tambang (ANTM) yang menopang penuh menguatnya-nya IHSG secara keseluruhan.

Saham BBRI berhasil menguat 0,54% ke level Rp3.700/saham usai sebanyak 68 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham BBRI hari ini mencapai Rp254 miliar.

Lebih potensial lagi, saham ANTM mencatatkan kenaikan 4,68% ke posisi Rp3.130/saham. Nilai transaksi jual–beli saham ANTM mencapai 121 juta saham dengan nilai Rp375 miliar.

10 saham teratas yang menggendong IHSG, berdasarkan data Bloomberg, Kamis.

  1. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyumbang 3,31 poin
  2. Aneka Tambang (ANTM) menyumbang 2,87 poin
  3. Merdeka Copper Gold (MDKA) menyumbang 2,37 poin
  4. GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menyumbang 2,15 poin
  5. Yulie Sekuritas Indonesia (YULE) menyumbang 1,82 poin
  6. Astra International (ASII) menyumbang 1,78 poin
  7. Kalbe Farma (KLBF) menyumbang 1,76 poin
  8. Unilever Indonesia (UNVR) menyumbang 1,69 poin
  9. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) menyumbang 1,51 poin
  10. Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) menyumbang 1,39 poin

(fad/aji)

No more pages