Logo Bloomberg Technoz

Pertama, tekanan tambahan ke pasar . Saham-saham berkapitalisasi kecil atau minim peminat bisa makin tertekan jika menjadi target short sell.

Kedua, volatilitas meningkat. Short selling dapat memicu pergerakan harga yang liar, apalagi jika didominasi spekulan sementara likuiditas pasar masih tipis.

Ketiga, risiko kepanikan investor . Investor ritel yang belum paham mekanisme short selling bisa terpancing aksi jual massal hanya karena melihat tekanan jual besar.

Terakhir, peluang manipulasi harga. Jika pengawasan lemah, pelaku pasar bisa memanfaatkan short selling untuk menggoyang harga saham, khususnya pada saham-saham lapis tiga.

Ia menyarankan agar kebijakan ini diterapkan secara bertahap dan disertai dengan edukasi serta pengawasan yang ketat.

“Meskipun dari sisi regulasi siap, dari sisi psikologis dan kepercayaan investor, pasar masih rentan,” ucapnya.

Berlaku September

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengatakan rencana pembukaan kembali short selling mengacu pada tenggat waktu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Dari surat OJK yang 27 Maret itu, diberikan waktu sekitar 6 bulan. Jadi paling cepat kita akan membuka di 26 September 2025,” ujar Irvan dalam konferensi pers virtual, Rabu (25/6/2025).

Namun, Irvan menegaskan bahwa implementasi short sell sangat bergantung pada kondisi pasar.

“Kalau memang kondisinya tidak affordable, kita mungkin akan berdiskusi lagi dengan OJK terkait dengan pembukaan perdagangan short sell,” katanya.

Sebelumnya, BEI mengumumkan penundaan implementasi transaksi short sell melalui pengumuman No. Peng-00074/BEI.POP/04-2025. OJK menyatakan bahwa langkah itu diambil karena volatilitas pasar yang tinggi.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menegaskan bahwa short sell akan tetap berlaku tahun ini, tetapi menunggu kondisi pasar lebih stabil.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, juga menyampaikan bahwa onboarding anggota bursa untuk short sell ikut ditunda. Dari 27 anggota bursa yang telah mendaftar, hanya 9 yang sedang dalam proses onboarding. Nantinya, short sell hanya akan dibuka untuk saham LQ45 dan diperuntukkan bagi investor ritel domestik.

(dhf)

No more pages