Logo Bloomberg Technoz

Riset: Libur Sekolah & Cuti Bersama Dongkrak Belanja Masyarakat

Dovana Hasiana
30 June 2025 07:50

Infografis Cek! 10 Hari Cuti Bersama ASN 2024 (Asfahan/Bloomberg Technoz)
Infografis Cek! 10 Hari Cuti Bersama ASN 2024 (Asfahan/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mandiri Institute, lembaga riset PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mencatat fenomena libur dan cuti bersama yang banyak terjadi pada awal tahun mendongkrak belanja masyarakat Indonesia pada periode setelah Ramadan dan Idulfitri 2025.

Data Mandiri Spending Index (MSI) menunjukkan belanja masyarakat berada pada level 269,5 poin pada 15 Juni 2025 atau usai periode libur Hari Buruh, Waisak, Kenaikan Yesus Kristus, dan Iduladha. Angka ini meningkat 14,1 poin dibandingkan dengan 255,4 poin pada 4 Mei 2025.

Bila tidak ada periode libur dan cuti bersama tersebut, Mandiri Spending Index mencatat belanja masyarakat hanya berada pada level 242,7 poin pada 4 Mei 2025 dan 249 poin pada 15 Juni 2025. Angka ini berada jauh di bawah level 285,2 poin pada 30 Maret atau periode Ramadan dan Lebaran 2025. Bahkan, angka tersebut juga berada di bawah level 256 poin pada 5 Januari 2025.


"Tanpa momentum libur tersebut, Mandiri Spending Index kami perkirakan 5-8% di bawah level saat ini. Kelompok menengah-atas menjadi penopang utama belanja selama liburan," ujar Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Andry Asmoro dalam siaran pers, dikutip Senin (30/6/2025).

Mandiri Institute juga mencatat belanja meningkat lebih tinggi di daerah wisata dengan lokasi yang lebih dekat dengan Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Misalnya, pertumbuhan belanja di wilayah Bogor dan Bandung lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah Yogyakarta dan Bali yang mengalami kontraksi.