Logo Bloomberg Technoz

“Mulai dari konten misoginis hingga materi kebencian hingga video perkelahian dengan kekerasan, tantangan online, pola makan yang tidak teratur, hingga keinginan untuk bunuh diri,” kata Inman Grant, yang mengatakan bahwa ia tidak menyangka bahwa YouTube akan lolos dari pelarangan sejak awal. 

“Saya terkejut, tapi tugas saya bukan untuk mendukung undang-undang, melainkan untuk menegakkan aturan,” katanya.

Undang-undang ini disahkan akhir tahun lalu dan akan mulai berlaku pada akhir tahun 2025.

Para rival seperti Snap Inc. dan Meta Platforms Inc., induk dari Instagram dan Facebook, telah lama tidak sepakat atas perlakuan istimewa YouTube. Kekesalan mereka semakin bertambah setelah diketahui bahwa pemerintah telah membuat janji pribadi kepada bos YouTube untuk membebaskan platform tersebut, bahkan sebelum proses konsultasi mengenai aturan tersebut dimulai.

Dalam sebuah posting blog, YouTube mengatakan bahwa komentar Inman Grant mengabaikan manfaat yang ditawarkan YouTube kepada para siswa dan guru sekolah.

“Kami mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti komitmen publik yang telah dibuatnya untuk memastikan anak-anak muda Australia dapat terus mengakses konten yang memperkaya di YouTube,” kata dia.

(bbn)

No more pages