Logo Bloomberg Technoz

Produsen Minyak AS Makin Abaikan Titah ‘Drill Baby Drill’ Trump

News
24 June 2025 11:10

Ladang shale oil di Cekungan Permian AS./Bloomberg-Justin Hamel
Ladang shale oil di Cekungan Permian AS./Bloomberg-Justin Hamel

David Wethe dan Kevin Crowley - Bloomberg News

Bloomberg, Produsen minyak serpih (shale oil) Amerika Serikat (AS) sepertinya tidak akan mengindahkan seruan terbaru Presiden Donald Trump untuk "Bor, Bor, Bor".

Mereka disebut lebih mengutamakan lindung nilai daripada meningkatkan produksi sebagai respons atas serangan militer AS terhadap Iran.


Khawatir terjebak oleh awal yang salah lagi di pasar minyak mentah global, perusahaan-perusahaan minyak AS kemungkinan akan menggunakan kontrak lindung nilai (hedging) untuk mengunci pendapatan untuk produksi masa depan daripada menghabiskan banyak uang untuk pengeboran baru, kata para analis.

Trump menyerukan peningkatan pengeboran minyak AS dalam sebuah unggahan media sosial pada Senin (23/6/2025) waktu setempat, guna mencegah harga minyak naik.