Sekadar catatan, sejumlah Bank Himbara sendiri memang telah melaksanakan penyaluran KUR perumahan, tetapi hanya untuk kredit yang bersifat produktif dalam skala kecil dan menengah, seperti membuat kontrakan hingga rumah toko (ruko).
Ke depan, penyaluran KUR perumahan yang bersifat konsumtif, yang seperti hanya melakukan renovasi dan membangun rumah kemungkinan akan diperluas.
"Nanti mungkin juga akan ada review kemungkinan [penekanan harga rumah tersebut], apakah tidak berubah atau sama, itu juga belum dibahas, karena ini masih awal," tutur Budi.
"Intinya adalah bahwa semangat penyaluran KUR dari Kementerian melalui bank-bank penyalur KUR ini bisa juga mendukung sektor perumahan."
Sebelumnya, kabar suntikan modal Danantara melalui Himbara ke program 3 juta rumah tersebut diungkapkan oleh Chief Executive Officer (CEO) Rosan Perkasa Roeslani kepada Menteri PKP Maruarar Sirait.
Rosan juga memastikan sejauh Bank Himbara tersebut juga telah menyatakan kesiapannya, termasuk menyambut baik salah satu program ambisius Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Saya sudah bicara dengan sejumlah Bank Himbara dan Syariah untuk memberikan pendaan kepada perumahan yang nanti akan dibangun sampai akhir tahun ini. Kami sudah hitung mencapai Rp130 triliun," ujar Rosan dalam unggahan video wawancara di laman resmi Instagram Menteri PKP Maruarar Sirait (@maruararsirait), dikutip Selasa (17/6/2025).
(ell)






























