Logo Bloomberg Technoz

PTBA Pede Naikkan Produksi 2025 Saat Permintaan China Merosot

Mis Fransiska Dewi
13 June 2025 05:00

Aktivitas pemindahan batu bara PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. (Dok Dadang Tri/Bloomberg)
Aktivitas pemindahan batu bara PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. (Dok Dadang Tri/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tetap optimistis membidik kenaikan produksi anual pada 2025 kendati permintaan dari pasar ekspor utama, China dan India, sedang turun akibat situasi kelebihan pasok di kedua negara tersebut.

Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail mengatakan kenaikan target produksi salah satunya dipicu oleh tujuan perseroan memanfaatkan momentum penguatan bertahap harga batu bara, yang kini stabil di atas US$100/ton, untuk mengatrol penjualan.

“Kalau memanfaatkan harga batu bara yang naik, kami tentu konsentrasi dengan apa yang sudah kami rencanakan, bahwa pada 2025, Bukit Asam akan memproduksi batu baranya ada kenaikan dibandingkan dengan 2024. Itu menjadi 50 juta metrik ton dan penjualannya pun relatif hampir sama dengan 50 juta metrik ton,” ujarnya usai RUPST PTBA Tahun Buku 2024, Kamis (12/6/2025).


Pada tahun lalu, Bukit Asam memproduksi 43,3 juta ton batu bara. Sementara itu, penjualan perseroan memecahkan rekor di level 42,9 juta ton, naik 16% dari tahun sebelumnya. 

Dirut PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arsal Ismail usai RUPST PTBA Tahun Buku 2024 di Jakarta, Kamis (12/6/2025). (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)

Ekspansi Pasar