Pop Mart International Group Ltd., produsen boneka monster bergigi yang berbasis di Beijing, telah melihat sahamnya melonjak lebih dari 180% tahun ini di tengah kegilaan terhadap boneka lembutnya, yang terlihat dibawa oleh selebritas seperti Rihanna dan Lisa dari BLACKPINK.
Para penggemar Labubu dikenal rela mengantre lama dan sering kali bersedia membayar harga tinggi demi mendapatkan mainan favorit mereka.
Sebuah bank di China baru-baru ini menggunakan Labubu sebagai hadiah gratis untuk menarik nasabah, yang kemudian memicu intervensi dari regulator dan pelarangan praktik semacam itu.
Pembeli Termuda
Pembeli termuda yang terdaftar dalam lelang pada hari Selasa adalah seorang bayi berusia sembilan bulan, di mana keluarganya membeli versi boneka Labubu kolaborasi seharga 32.000 yuan atas nama sang bayi, menurut laporan tersebut.
Popularitas mainan ini telah mendorong perusahaan sekuritas untuk menaikkan target harga saham Pop Mart.
Deutsche Bank menaikkan target harga saham Pop Mart sebesar 52% menjadi HK$303 (US$38,6), dengan alasan momentum pertumbuhan kuat di luar negeri.
Morgan Stanley juga menaikkan targetnya menjadi HK$302 dari sebelumnya HK$224, dengan menyatakan bahwa valuasi Pop Mart seharusnya setara dengan Sanrio Co. dan Walt Disney Co.
Seri blind-box THE MONSTERS, dengan Labubu sebagai tokoh utamanya, menghasilkan penjualan lebih dari 3 miliar yuan untuk Pop Mart tahun lalu, yang mencakup hampir seperempat dari total pendapatan perusahaan.
(bbn)

























