Selain Anthoni Salim, Gelael Turut Suntik Modal untuk KFC
Recha Tiara Dermawan
03 June 2025 13:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemilik jaringan KFC di Indonesia, memastikan telah menghimpun dana Rp80 miliar penuh dari aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) yang dilaksanakan pada 28 Mei 2025.
Kepastian ini disampaikan oleh Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan FAST, Justinus Dalimin Juwono, saat dikonfirmasi Bloomberg Technoz. Ia menjelaskan bahwa selain PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), investor lain yakni PT Gelael Pratama juga turut menyetor modal dalam aksi ini.
“Rp40 miliar lagi dari setoran PT Gelael Pratama,” ujar Justinus kepada Bloomberg Technoz, Selasa (3/6/2025).
Sebelumnya, FAST menyampaikan rencana menghimpun dana sebesar Rp80 miliar melalui skema PMTHMETD. Dalam keterbukaan informasi, manajemen menjelaskan dana tersebut akan digunakan untuk mendanai pembelian persediaan dan membayar kewajiban lancar sebesar Rp52 miliar, sementara sisanya sebesar Rp28 miliar digunakan untuk kebutuhan operasional karyawan.
Indoritel milik Anthoni Salim, yang merupakan pemegang saham pengendali FAST, telah menyerap 266,7 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp150 per saham, sehingga menyuntikkan dana sebesar Rp40 miliar.


























