Tahun lalu, Spanyol, Irlandia, dan Norwegia secara resmi mengakui Palestina sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Langkah tersebut mendapat kecaman dari pihak Israel.
"Madrid ingin memberikan seluruh dukungan, kekuatan, dan kapasitas diplomatik kami untuk pertemuan PBB bulan depan, guna mewujudkan dan menerapkan solusi dua negara," kata Albares mengenai pertemuan yang akan digelar di ibu kota Spanyol tersebut.
Seruan Spanyol dan sejumlah negara anggota Uni Eropa untuk meninjau ulang hubungan dengan Israel awal tahun ini tidak mendapat banyak tanggapan. Namun, Albares mengatakan bahwa "kelaparan yang disengaja" akibat blokade Israel terhadap bantuan ke Gaza mungkin telah membuat lebih banyak negara merasa perlu mengambil tindakan.
(bbn)






























