Logo Bloomberg Technoz

“Saudara-saudara mereka muda-muda berani dan banyak yang mati waktu muda-muda,” tegas dia.

Selanjutnya, Prabowo bercerita pengalamannya kerap diajak menyekar ke makam saudaranya yang gugur saat waktu muda. “Gugur di Tangerang, pada usia 21 tahun. Ini paman mu yang lain gugur di Tangerang sebagai kadet pada 16 tahun,” cerita Prabowo.

Prabowo menilai bahwa Indonesia merupakan bangsa yang berdiri di atas darah, keringat, dan air mata dari pada anak-anak muda.

“Air matanya Ibu-ibu kita merasakan kita digembleng oleh mereka itu yang tersisa di hati kita saya yakin, yang jelas di hati saya,” ungapnya.

Prabowo menyebut, dirinya menyampaikan hal tersebut karena banyak purnawirawan yang merasa kondisi negara pada masa pensiunnya tidak seperti yang dibayangkan. Terlebih, setelah mereka pada masa muda mengabdikan hidupnya kepada negara.

“Saya sampaikan ini karena sesudah kita berjuang sesudah memberi masa muda kita pada negara kita lihat 'loh yang negara saya ini yang dibangun oleh darah keringat air mata, Sudirman, Slamet Riyadi, Ngurah Rai, Wolter Mongonsidi, ribuan pemuda-pemudi kok sekarang gini,” kata Prabowo.

“Kita bangun dan lihat kekayaan bangsa, kok kekayaannya tidak dirasakan oleh rakyat kebanyakan.  Kok senior-senior saya banyak yang begitu pensiun hidupnya susah, rumahnya masih kontrak, panglima-panglima saya, jenderal-jenderal saya, komandan-komandan saya,” tegas Prabowo.

(ain)

No more pages