Logo Bloomberg Technoz

OPEC+ Sepakati Kenaikan Produksi Minyak Juni, Pasar Bergejolak

News
03 May 2025 18:30

Sebuah drum minyak bermerek Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) di COP29./Bloomberg-Andrey Rudakov
Sebuah drum minyak bermerek Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) di COP29./Bloomberg-Andrey Rudakov

Grant Smith, Fiona MacDonald, Salma El Wardany dan Nayla Razzouk - Bloomberg News

Bloomberg, OPEC+ telah menyepakati penambahan produksi minyak sebesar 411.000 barel per hari untuk bulan Juni 2025, menandai percepatan pasokan selama dua bulan berturut-turut. Langkah ini diambil oleh negara-negara utama seperti Arab Saudi dan Rusia dalam upaya menegur anggota yang melebihi kuota produksi, seperti Kazakhstan dan Irak. Keputusan ini mencerminkan pergeseran strategi yang telah menyebabkan harga minyak mentah anjlok.

Sebelumnya, pada bulan Mei, kelompok ini telah meningkatkan produksi dengan jumlah yang sama, tiga kali lipat dari volume yang direncanakan sebelumnya. Langkah ini mengejutkan pasar dan menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan perang harga.


Para pedagang minyak telah memprediksi peningkatan besar ini setelah Arab Saudi mengindikasikan kesediaannya untuk menerima periode harga minyak rendah yang berkepanjangan. Namun, langkah ini juga menunjukkan perubahan dramatis dari posisi lama kartel yang mempertahankan harga minyak, menimbulkan pertanyaan tentang masa depan aliansi dan memicu spekulasi tentang perang harga.

Delegasi OPEC+ menyatakan bahwa perubahan strategi ini terjadi karena Arab Saudi lelah dengan produksi berlebih oleh anggota seperti Kazakhstan dan Irak, dan memilih untuk mendisiplinkan mereka melalui "pemerasan" finansial akibat penurunan harga.