“Sehingga sampai hari ini masih terus kita rumuskan poin-poin yang akan diatur di dalam proses-proses deregulasi dalam rangka peningkatan iklim investasi maupun mempercepat mempermudah perizinan berusaha,” pungkas dia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto telah mengatakan, pembentukan ketiga satgas tersebut diharapkan dapat mempercepat proses perundingan negosiasi tarif dengan Amerika Serikat, yang hasilnya ditargetkan akan rampung dalam 60 hari ke depan.
"Kita mulai sekarang [satgasnya]," kata Airlangga dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/4/2025). "Presiden arahkan apa yang kita tawarkan adalah win-win solution dan kita tidak bedakan satu negara dengan negara lain."
Airlangga, dalam kesempatan yang sama juga mengatakan jika proposal negosiasi--yang diklaim bersifat adil dan seimbang--yang ditawarkan Indonesia kepada AS juga telah mendapat apresiasi.
“Dalam posisi ini, USTR (Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat) sangat mengapresiasi posisi kita berdialog dengan mereka, kemudian Amerika Serikat tugaskan USTR untuk berunding dengan Indonesia,” terang Airlangga.
(wep)




























