Logo Bloomberg Technoz

Dalam pidatonya, Trump menekankan bahwa banyak negara sahabat justru lebih merugikan AS dibandingkan negara yang dianggap lawan. Dia juga menyinggung kebijakan AS yang selama ini disebutnya terlalu murah hati dalam membantu ekonomi negara lain, termasuk Meksiko dan Kanada.

"Kita mensubsidi banyak negara dan membuat mereka tetap bertahan dalam bisnis. Mengapa kita melakukan ini? Pada titik tertentu, mereka harus bekerja untuk diri mereka sendiri," tambahnya.

Berikut daftar negara-negara yang dikenai tarif baru Trump:

  • Aljazair: 30%
  • Oman: 10%
  • Uruguay: 10%
  • Bahama: 10%
  • Lesoto: 50%
  • Ukraina: 10%
  • Bahrain: 10%
  • Qatar: 10%
  • Mauritius: 40%
  • Fiji: 32%
  • Islandia: 10%
  • Kenya: 10%
  • Liechtenstein: 37%
  • Guyana: 38%
  • Haiti: 10%
  • Bosnia dan Herzegovina: 35%
  • Nigeria: 14%
  • Namibia: 21%
  • Brunei: 24%
  • Bolivia: 10%
  • Panama: 10%
  • Venezuela: 15%
  • Makedonia Utara: 33%
  • Etiopia: 10%
  • Chan: 10%
  • China: 34%
  • Uni Eropa: 20%
  • Vietnam: 46%
  • Taiwan: 32%
  • Jepang: 24%
  • India: 26%
  • Korea Selatan: 25%
  • Thailand: 36%
  • Swiss: 31%
  • Indonesia: 32%
  • Malaysia: 24%
  • Kamboja: 49%
  • Inggris Raya: 10%
  • Afrika Selatan: 30%
  • Brasil: 10%
  • Bangladesh: 37%
  • Singapura: 10%
  • Israel: 17%
  • Filipina: 17%
  • Cile: 10%
  • Australia: 10%
  • Pakistan: 29%
  • Turki: 10%
  • Sri Lanka: 44%
  • Kolombia: 10%
  • Peru: 10%
  • Nikaragua: 18%
  • Norwegia: 15%
  • Kosta Rika: 10%
  • Yordania: 20%
  • Republik Dominika: 10%
  • Uni Emirat Arab: 10%
  • Selandia Baru: 10%
  • Argentina: 10%
  • Ekuador: 10%
  • Guatemala: 10%
  • Honduras: 10%
  • Madagaskar: 47%
  • Myanmar (Burma): 44%
  • Tunisia: 28%
  • Kazakstan: 27%
  • Serbia: 37%
  • Mesir: 10%
  • Arab Saudi: 10%
  • El Salvador: 10%
  • Pantai Gading: 21%
  • Laos: 48%
  • Botswana: 37%
  • Trinidad dan Tobago: 10%
  • Maroko: 10%

(del)

No more pages