Logo Bloomberg Technoz

Stimulus ini merupakan inti dari upaya Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra untuk menghidupkan kembali ekonomi yang tumbuh 2,5% pada tahun 2024, sekitar setengah dari pertumbuhan ekonomi negara tetangga, Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi Thailand terbebani oleh tingginya tingkat utang rumah tangga yang merugikan konsumsi swasta dan tetap menjadi yang tertinggi di kawasan ini, yaitu 89,6% dari PDB. 

Thailand mengalami surplus perdagangan sekitar US$35 miliar dengan Amerika Serikat (AS), mitra dagang terbesar kedua, dan menghadapi risiko tarif respriokal dari pemerintahan Donald Trump.

"Kementerian Keuangan memperkirakan ekonomi Thailand akan tumbuh sebesar 3% tahun ini, tetapi pemerintah yakin angkanya akan lebih tinggi dari itu," kata Paetongtarn dalam unggahan di X pada Senin sebelumnya.

Rencana pemberian bantuan ini akan menyusul 145 miliar baht yang telah dibayarkan kepada 14,5 juta pemegang kartu kesejahteraan negara dan penyandang disabilitas pada akhir tahun lalu, dan 30 miliar baht kepada sekitar 3 juta warga lanjut usia awal tahun ini.

Pichai juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan sekitar 46 proyek fiskal untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi tahun ini, termasuk meningkatkan belanja publik hingga lebih dari 70% dari pengeluaran anggaran dan mempercepat ekspor lebih dari 4%. Pemerintah juga berencana memacu pariwisata, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan negara.

Pichai menegaskan kembali seruannya agar baht melemah untuk mendukung pariwisata dan ekspor. Mata uang Thailand telah menguat sekitar 4,8% terhadap dolar pada tahun lalu dan menjadi mata uang dengan kinerja terbaik kedua di Asia — mendorong seruan dari bisnis, eksportir, dan operator pariwisata untuk melemahkan mata uang dan mengekang volatilitasnya.

Bank of Thailand mengejutkan pasar pada akhir Februari dengan memangkas suku bunga kebijakan, sembari menyebut risiko-risiko terhadap prospek pertumbuhan di tengah meningkatnya ancaman perang dagang global. Bank sentral juga mengatakan mereka memantau pergerakan baht dengan cermat.

(bbn)

No more pages