Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, ia menyoroti bilamana di dunia hukum, terdapat standar profesionalisme yang ketat, sedangkan dalam manajemen investasi, tidak ada regulasi yang seketat itu. Hal ini menyebabkan banyak individu yang kurang berpengalaman memegang kendali atas dana investasi besar.

"Ini tidak masuk akal. Jika Anda melihat teman-teman saya, yang menjalankan beberapa hedge fund terbesar di Asia, mereka berusia 50-an. Mereka bekerja selama 20 tahun di bank investasi sebelum mendapatkan modal," ungkap Martyn. 

Sekadar catatan, hasil penyelidikan internal mengungkap kemungkinan praktik manipulasi keuangan di eFishery. Laporan awal menunjukkan bahwa perusahaan tersebut menggelembungkan pendapatan dan laba sejak awal berdiri, dengan mencatatkan kerugian total sebesar US$152 juta (sekitar Rp2,47 triliun).

Saksikan video Bloomberg Technoz Podcast - TechnoZone yang bertajuk "Bongkar Skandal eFishery & Startup RI, Siapa 'Maling'?" di Bloombergtechnoz.com bersama Host Pandu Sastrowardoyo dan Jean-Daniel Gauthier, bersama narasumber Frank Hutapea, Business Law Expert, serta Martyn Terpilowski, CEO Bhumi Varta Technology.


(wep)

No more pages