Logo Bloomberg Technoz

Apple kemudian berjanji untuk menginvestasikan US$1 miliar di Indonesia, sebuah tawaran yang diarahkan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada para menterinya untuk diterima. Namun, Kementerian Perindustrian bulan lalu secara tak terduga menguatkan larangan tersebut karena mereka mencari persyaratan yang lebih baik.

Selain investasi US$1 miliar, Apple akan berkomitmen untuk melatih penduduk setempat dalam research and development (R&D) produk perusahaan sehingga mereka berperan dalam mengembangkan perangkat lunak serupa dan mendesain produk mereka sendiri, kata orang-orang tersebut.

Cara demikian akan menenangkan pemerintah, yang telah mendorong Apple untuk mendirikan fasilitas riset dan pengembangan di negara ini, tambah mereka. 

Investasi inovasi akan dilakukan melalui program-program selain akademi Apple yang sudah ada, kata salah satu orang.

Apple tidak memiliki rencana segera untuk mulai membuat iPhone di negara ini, kata orang-orang tersebut.

Meskipun kedua belah pihak telah menyetujui syarat-syarat pencabutan larangan tersebut, pemerintah Indonesia telah mundur dari keputusan-keputusan sebelumnya. Kabar kesepakatan terbaru ini pun masih bisa gagal.

Apple dan Kementerian Perindustrian Indonesia tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Meskipun kegagalan kesepakatan pada menit-menit terakhir bulan Januari lalu cukup mengejutkan, pembicaraan terus berlanjut secara positif, kata orang-orang. Minggu lalu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengumumkan bahwa Apple telah melunasi utang sebesar US$10 juta kepada pemerintah karena tidak mematuhi peraturan lokal antara tahun 2020 dan 2023.

Selain investasi US$1 miliar, Apple akan berkomitmen untuk melatih penduduk setempat dalam research and development (R&D) produk perusahaan sehingga mereka berperan dalam mengembangkan perangkat lunak serupa dan mendesain produk mereka sendiri, kata orang-orang tersebut. Cara ini akan menenangkan pemerintah, yang telah mendorong Apple untuk mendirikan fasilitas riset dan pengembangan di negara ini, tambah mereka. 

Investasi inovasi akan dilakukan melalui program-program selain akademi Apple yang sudah ada, kata salah satu orang.

Apple tidak memiliki rencana segera untuk mulai membuat iPhone di negara ini, kata orang-orang tersebut.

Meskipun kedua belah pihak telah menyetujui syarat-syarat pencabutan larangan tersebut, pemerintah Indonesia telah mundur dari keputusan-keputusan sebelumnya. Kabar kesepakatan terbaru ini pun masih bisa gagal.

Apple dan Kementerian Perindustrian Indonesia tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Meskipun kegagalan kesepakatan pada menit-menit terakhir bulan Januari lalu cukup mengejutkan, pembicaraan terus berlanjut secara positif, kata orang-orang. Minggu lalu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengumumkan bahwa Apple telah melunasi utang sebesar US$10 juta kepada pemerintah karena tidak mematuhi peraturan lokal antara tahun 2020 dan 2023.

Saksikan video Bloomberg Technoz Podcast - TechnoZone yang bertajuk "Ini Indonesia Bos, Siapa Butuh Apple iPhone 16?" di Bloombergtechnoz.com bersama Host Pandu Sastrowardoyo, Co-Host Whery Enggo Prayogi dan Narasumber Nailul Huda, Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) dan Ibro Kumar Tech Reviewer.


(bbn)

No more pages