Logo Bloomberg Technoz

Imbasnya, laba bersih Hasnur sepanjang 2024 turun 23% secara tahunan menjadi Rp121,3 miliar.

Kondisi ini berdampak pada laba per saham dasar/dilusian yang turun 26% dari 59,93 pada 2023 menjadi 46,06 pada 2024.

Dari sisi neraca keuangan, total liabilitas HAIS tercatat sebesar Rp437,13 miliar di akhir 2024, turun dibandingkan Rp248,34 miliar pada 2023. Sementara itu, ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp762,45 miliar, lebih tinggi dibandingkan Rp666,13 miliar pada tahun sebelumnya.

Total aset perusahaan juga mengalami kenaikan, mencapai Rp1,199 triliun pada akhir 2024, naik dibandingkan Rp914,48 miliar pada akhir 2023.

Meski laba usaha tertekan, HAIS masih mencatat pertumbuhan dari sisi aset dan ekuitas, yang mencerminkan ekspansi bisnis perusahaan di tengah tantangan operasional.

(dhf)

No more pages

Artikel Terkait