Logo Bloomberg Technoz

Minim Dinamika, Harga Emas Mungkin Bergerak di Rentang Sempit

Hidayat Setiaji
08 May 2024 06:40

Pekerja memoles emas batangan seberat satu kilogram di pabrik peleburan ABC Refinery di Sydney, Australia, Jumat (3/5/2024) (Brendon Thorne/Bloomberg)
Pekerja memoles emas batangan seberat satu kilogram di pabrik peleburan ABC Refinery di Sydney, Australia, Jumat (3/5/2024) (Brendon Thorne/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas ditutup turun pada perdagangan kemarin. Ke depan, bagaimanakah prospek harga sang logam mulia?

Pada Selasa (7/5/2024), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 2.314,36/troy ons. Turun 0,5% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Pagi ini, Kamis (8/5/2024), harga emas naik tipis cenderung flat. Pada pukul 06:04 WIB, harga naik 0,02% ke US$ 2.314,9/troy ons.

Dalam sepekan terakhir, harga emas membukukan kenaikan 1,03% secara point-to-point. Namun selama sebulan ke belakang, harga terpangkas 1,62%.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

“Kita melihat harga emas turun setelah naik pada awal pekan ini. Itu bukan sesuatu yang tidak terduga,” kata Jim Wyckoff, Senior Market Analyst di Kitco, seperti dikutip dari Bloomberg News.