Logo Bloomberg Technoz

Pada saat bersamaan, Basuki menyebut bahwa kenaikan suku bunga ini juga tidak berpengaruh terhadap program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pemerintah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 

FLPP sendiri adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. 

Sementara itu, KPR Bersubsidi adalah kredit atau pembiayaan pemilikan rumah yang mendapat bantuan dan atau kemudahan perolehan rumah bagi pemerintah berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah yang diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip syariah.

Oleh karena itu, hal ini menjadi kekhawatiran bagi masyarakat  lantaran apabila suku bunga acuan naik, maka suku bunga turunannya -KPR- juga akan mengalami kenaikan. Namun, Basuki memastikan bahwa hal tersebut juga telah ada mitigasinya dari pemerintah. 

"Kalau [KPR] itu menjadi kendala pasti akan ada solusinya," tegasnya. 

Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) edisi April. Di luar ekspektasi, Gubernur Perry Warjiyo dan sejawat mengumumkan kenaikan suku bunga acuan.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 23-24 April 2024 memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25%, suku bunga Deposit Facility menjadi 5,5%, dan suku bunga Lending Facility menjadi 7%," ungkap Perry dalam jumpa pers usai RDG, Rabu (24/4/2024).

(prc/wdh)

No more pages